News

Ketua Komisi I DPRD Samarinda Dukung Penerapan Persyaratan Pengambilan TPP

Pelangi Utara – Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib membayar PBB untuk mendapatkan Tunjangan Penghasilan Tambahan, sesuai dengan Instruksi Nomor 970/2058/300.03 tentang Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) (TTP). Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal, juga sependapat dengan hal tersebut.

Anggota DPR dari NasDem ini menerimanya sebagai bagian dari rencana Pemkot Samarinda untuk meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan ASN. Tentu saja, legislatif harus menggunakan ini sebagai contoh juga. Namun demikian, ada sejumlah catatan yang dianggap sering menantang bagi pekerja yang tidak memiliki rumah atau yang sekarang menyewa atau mengontrak. Dengan demikian, hal ini jelas hanya berlaku untuk pos-pos pajak yang memenuhi syarat, yaitu memiliki real estate seperti tanah, rumah, atau bangunan.

“Ya kalau memang ada pegawai yang belum memiliki 3 objek pajak tersebut, tidak perlu melampirkan bukti pembayaran PBB.” ujar Joha Fajal.

Menurut dia, aturan ini diperlukan bagi ASN yang memenuhi syarat membayar PBB, termasuk anggota DPRD Samarinda yang sudah memiliki tanah atau tempat tinggal tetapi belum melakukan pembayaran PBB. Wajar jika dia juga meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda, dalam hal ini, meningkatkan implementasi peraturan ini, dari Pemerintah Kota Samarinda. agar tidak ada lagi pegawai, terutama yang bukan ASN, yang bingung dengan pedoman ini.

“Sehingga tidak semua aparatur harus membayar. Karena apanya yang harus dibayar kalau mereka bukan objek pajak,” papar Joha.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Bentuk Pansus Atasi Maraknya Parkir Truk di Jalan Hingga Drainase Tidak Efektif

About the author

pelangiutara

Pelangiutara.com menyajikan berita terbaru seputar Ekonomi, Livestyle, Olahraga, Berita Hangat, Live Streamming, Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

Add Comment

Click here to post a comment